Sirkuit Mandalika Indonesia Yang Menjadi Perhatian Dunia

Beberapa pekan lalu, sirkuit asal tanah air indonesia yang bernama Mandalika menjadi tempat bergengsi. Dimana para pembalap moto GP tersebut memacu kendaraannya dalam ajang kompetisi balap tahunan.

Ini tentu saja menjadi suatu kebanggan bagi Indonesia karena telah bisa mengadakan kompetensi yang bergengsi di ajang balap motor ternama ini. Yaitu, Moto GP ini sendiri.

Mengingat, hanya beberapa negara saja di dunia yang bisa masuk kualifikasi layak atau tidaknya sebuah sirkuit jika moto GP mengadakan kejuaraan.

Lalu ada beberapa kisah unik dan beberapa informasi mengenai sirkuit yang baru didirikan di Indonesia ini, Apa saja itu?

Simak ulasan kami dibawah, berikut ini.

Menjadi Sirkuit Balap Internasional Pertama Di Indonesia

Bertempat di wilayah kabupaten Lombok tengah, provinsi Nusa Tenggara Barat(NTB). Sirkuit Mandalika ini menjadi litasan balap bergensi di Internasional setelah di resmikan oleh Pak Presiden Jokowi, pada pembukaan balap Moto GP. Sirkuit ini juga menandakaan dimulai nya ajang motor balap bergengsi tersebut, saat setelah tertundanya oleh pandemi yang melanda dunia di awal tahun 2020 kemarin.

Tentu saja ini menjadi momentum kebanggaan dari tanah air kita yang menjadi pembuka rangkaian kompetisi balap moto GP. Sirkuit yang menghabiskan dana mencapai Rp.1,1 Triliun ini mempunyai panjang sekitar 4,3 km dan 17 titik tikungan di jalur balap. Ditulis dalam situs halaman kementrian dan pariwisata, Luas dari sirkuit ini secara keseluruhan mencapai 1000 Hektare lebih.

Kapasitas yang bisa ditampung untuk penonton di sirkuit Mandalika ini pun terbilang cukup banyak. Sirkuit ini bisa menampung ratusan ribu pentonton. Termasuk area kursi atau tribun dan non seated.

Menjadi Sirkuit Paling Indah Untuk Moto Gp

Setelah para pembalap dari moto GP melaksanakan test sirkuit di Mandalika ini. Mereka berkata bahwa sirkuit asal INdonesia ini adalah sirkuit yang paling indah. Pemandangannya yang menghadap lautan samudra hindia ini bergitu membuat mereka terpesona akan keindahan alam, yang dimiliki Indonesia khususnya.

Pendapat tersebut juga di unggah oleh akun instagram resmi MOTO GP. Mereka juga berpendapat bahwa Mandalika adalah salah satu sirkuit balap yang tercantik di dunia.

Euforia Masyarakat Setempat

Mengetahui adanya pagelaran balap moto GP yang berskala inetrnational. Masyarakat setempat pun ikut antusias, ini terbukti mereka bisa menonton acara balap motor ini dari atas bukit yang terletak di pulau lombok tersebut. Hal ini juga menjadi perhatian publik, yang dimana para pengunjung menilai bhawa ini merupaka image Indonesia.

Tapi dengan demikian tidak menggangu acara yang sedang berlangsung pada saat itu.

Sempat Tertunda Oleh Hujan Besar

Saat pagelaran ini berlangsung khususnya di sesi Moto GP sendiri, ada hujan besar yang mengakibatkan lintasan tergenang banyak air. Oleh karena itu pihak penyelenggara menunda dulu acara grandprix moto GP ini demi keamanan para pembalap. Hujan deras yang mengguyur dan menyisakanan genangan air ini pun membuat jadwal menjadi mundur selam satu jam .

Beberapa orang juga khawatir apabila acara bergengsi ini tidak di lanjutkan, karena hujan yang tak kunjung berhenti.

Datang nya Sang Pawang Hujan Asli Indonesia

Kejadian yang sungguh tidak terduga terjadi di sirkuit mandalika ini. Hujan deras yang terus mengguyur, membuat jadwal yang seharusnya bisa dilaksanakan menjadi mundur dan tertunda. Tapi, panitia penyelenggara tidak kehabisan akal dengan mendatangkan pawang hujan yang memang sebelumnya sudah siap sedia di kawasan sirkuit Mandalika tersebut.

Rara sang pawang hujan. Itulah sebutannya , sesaat setelah dia memang terbukti bisa menghentikan hujan yang mengguyur basah sirkuit Mandalika tersebut. Fenomena ini sontak menjadi sangat viral di sosial media maupun di kabar berita. Bahkan para pembalap moto gp pun merasa terheran atas kejadian nya ini.

Sang pawang hujan Rara menjadikan ajang balap Moto GP di Mandalika ini mempunyai kesan tersendiri. Banyak pihak yang tentu saja berterima kasih terhadap apa yang Rara perbuat demi kelangsungan jadwal balapan moto GP yang sempat tertunda selama 1 jam tersebut.

Hasil Klasemen Moto GP Dari Sirkuit Mandalika

Kembalik kesajian info MotoGP dimana klasemennya berubah setelah melewati ajang balap MotoGP di sirkuit mandalika tersebut. Perlukita ketahui bahwa pemenang atau juara dari MotoGP di Mandalika sesaat kemarin di duduki oleh Miguel Oliveira. Sementara pembalap yang menduduki pole start yakni, Fabio Quartararo tida berkutik dan tidak mampu berbuat banyak.

Namun, pada saat terkahir, pembala Yamaha tersebut menerobos kencang dan berhasil mengamankan posisi kedua di belakang Miguel sang juara satu. Di posisi ketiga terjadi duel sengit antara pembalap Johann Zarco dan Jack Miller yang saling berpacu untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di akhir. Duel kecepatan tersebut dimenagkan oleh Zarco yang menududuki di posisi ketiga podium. Sesaat grandprix Moto Gp ini berakhir.

Tetapi, sang puncak klasemen keseluruhan dari Moto GP ini masih di kuasai oleh Enea Bastianini. Pembalap yang masih mengantungi 30 poin ini mendapatkan posisi ke 11 dari ajang moto GP yang diadakan di sirkuit mandalika.

Perikngkat kedua yang menjadi bayang-bayang Bastia adalah Brad Binder dengan motor KTM nya yang menduduki runner up di klasemen sementara Moto GP. Dengan Poin 28. Posisi selanjut nya juga menjadi persainagn yang sangat sengit bagi Quartararo dengan poin 27 menduduki posisi ke tiga dari klasemen Moto GP.

Kedepannya mungkin terjadi persaingan sengit antara kedua pembalap tersebut. Yang nota bene hanya berbeda 1 poin saja antara Binder dengan Quartararo tersebut. Dari posisi ke 4 ada sang juara dari sirkuit Mandalika tersebut yakni, Miguel Oliveira yang menadapatkan poin penuh. Disusul oleh Zacro yang berhasil melaju menuju ke tingkat 5 klasemen yang awalnya menduduki peringkat ke 8. Bisa di bilang performa Zacro yang konsisten membuatnya bisa melaju melewati 3 peringkat diatasnya. Ini terbukti juga pada ajang MOTO GP di sirkuit mandalika.

Situasi malah justru berubah pada Paul Espargaro, Jika sebelumnya dia berhasil masuk podium. tapi kali ini dia hanya bisa meakselerasikan motornya dan finish di peringkat ke 12. Dari klasemen Paul menduduki posisi ke 6 dengan 20 poin. Bukan hanya paul saja yang berhasil mengantongi poin sebanyak itu. Tetapi, Alex Espargaero yang berada di peringkat ke 7 , disusul dengan Alex Rins di posisi 8 dan di ikuti oleh Joan Mir di posisi kesembilan.

Ketiga pembalap tersebut mengantongi poin sebanyaka 20. Sementara Franco Morbidelli menduduki posisi ke 10 di klasemen sementara Moto GP.

Berikut hasil klasemen dari sirkuit mandalika kemarin:

1. Enea Bastianini – Ducati – 30

2. Brad Binder – KTM – 28

3. Fabio Quartararo – Yamaha – 27

4. Miguel Oliveira – KTM – 25

5. Johann Zarco – Ducati – 24

6. Pol Espargaro – Honda – 20

7. Aleix Espargaro – Aprilia – 20

8. Alex Rins – Suzuki – 20

9. Joan Mir – Suzuki – 20

10. Franco Morbidelli – Yamaha – 14

11. Jack Miller – Ducati – 13

12. Marc Marquez – Honda – 11

13. Darryn Binder – Yamaha – 6

14. Takaaki Nakagami – Honda – 6

15. Luca Marini – Ducati – 5

16. Maverick Vinales – Aprilia – 4

17. Alex Marquez – Honda – 3

18. Andrea Dovizioso – Yamaha – 2

19. Remy Gardner – KTM – 1

20. Francesco Bagnaia – Ducati – 1

21. Fabio Di Giannantonio – Ducati – 0

22. Raul Fernandez – KTM – 0

23. Marco Bezzecchi – Ducati – 0

24. Jorge Martin – Ducati – 0

Peringkat diatas tersebut mungkin saja seudah berubah, karena ada juga ajang moto GP setelah lepas dari sirkuit mandalika tersebut.

Sirkuit Mandalika Di masa Mendatang

Tentu saja dengan keberhasilannya menjadikan ajang moto GP, meskipun ada peristiwa hujan yang sempat menjadi tertunda. Tidak menjadikan nilai buruk di mata dunia. Sirkuit Mandalika sendiri saat ini sudah dilirk dan kedepanya mungkin akan ada ajang balapan bergensing yang akan melintas di lintasa sirkuit tersebut. Tentu saja Anda pasti tidak sabar bukan mengenai hal ini? Kita tunggu saja nanti, siapa apa yang akan berpacu nanti di lintasan Sirkuit Mandalika tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published.